Minggu, 29 Maret 2015

Human Factors (part 2.0)

Shel  Model

Merupakan suatu permodelan dalam membantu memahami Human Factors, dimana hal tersebut bisa distrukturkan / dijabarkan dengan baik dan benar. SHEL sendiri merupakan singkatan dari 4 hal , yaitu Sofware, Hardware, Environtment dan yang terakhir adalah Liveware.

Software : Prosedur Maintenance, Manual untuk Maintenance, checklist  dsb

Hardware: Peralatan test, struktur fisik dari pesawat, desain dari cockpit/ flightdeck

Environment : Lingkungan di Hanggar, kondisi di appron , dan lingkungan kerja seperti pola kerja,                             struktur manajemen , pendapat masyarakat terhadap industri terkait, dsb.

Liveware : Sebagai contoh orang / sekelompok orang yang terkait, termasuk Maintenance Engineer,                     Supervisor, Planner , Manager , dsb.


Kalau dilihat dari gambar di atas, Human Factors merupakan ilmu yang lebih mengkonsentrasikan pada Worker dengan elemen - elemen terkait pada SHEL Model. 

Rabu, 07 Januari 2015

Aerodynamics Terminology

Aerodinamik adalah hal yang saya pelajari sewaktu saya masih bekerja di MRO.  Beberapa istilah / term ini merupakan sedikit dari berbagai macam istilah lain yang masih ada sangkut pautnya dengan ilmu lain di dunia penerbangan. Untuk istilah lain nanti saya update deh..hehe,,so enjoy reading,.

Static Pressure : Pressure which exertx a force on all bodies, acts equally in all directions.

Dynamic Pressure : The pressure on the surface of the body which  causes the moving air to stop

Streamline : a path traced out by a single particle of airflow such that this particle does not cross the                         path of any other

Stagnation :  At the leading edge of the wing, the air is brought completely rest.

Airspeed : the principle of the stagnation point is used in the measurement of airspeed

Equivalent Air Speed : The airspeed indicator reading  when corrected for compressibility at all                                                speed 
Indicator Air Speed : The Dynamic Pressure of air against a vehicle

True Air Speed:  The equivalent airspeed corrected for density 

Mach number : The ratio of TAS to the local speed of sound(LSS)

Mean Chamber Line : a line which joins the leading edge to the trailing edge .

Angle of attack: angle between the chord line of the wing and the direction of the relative airflow

Wash out : Decrease in wing angle of incidence from root to tip,

Wash in :  An increase in angle of incidence from root to tip

 Mean Chord : wing area divided by span

Taper Ratio : ratio of the root chord to tip chord

Aspect Ratio : The Ratio of the wing span to the mean chord, or alternatively span to wing area

Sweep Angle : The angle between the lateral axis and the Y. chord line.

Dihedral : The upward inclination of wing to the plane through the lateral axis

Anhedral : The downward  inclination of wing to the plane through the lateral axis



Aerodynamics part 1.0 Atmosphere

Atmosphere  : The gaseous envelope surrounding earth
aviation takes place around first 60k feet.

Gas composition : Nitrogen 78 % ; Oxigen 21 % ; Other gases 1%
Those proportions do not change with altitude.

Oxigen  : 1. for the sustenance of life
                 2. The combustion of materials.

Water vapour : 1. Responsible for weather around the earth ( turn affects aircraft operations and
                             performance
                         2. May cause icing of the airframe or engine which may impair an aircraft
                             performance

Region Atmosphere : 1. Troposphere : Temp. decreases  with an increase of height
                                                              (all significant weather occurs here)
                                   2. Tropopause : - Upper limit of tropopause    
                                                             - Temp. stops decreasing with an increase of height.
                                   3. Stratosphere : - From tropopause 50 km above sea level,                            
                                                              - Temp steady , increasing in height
                                   4.Thermosphere / Ionosphere : - Temp. increases with height/ altitude increases

Units 
1.Heat is transform of energi,
2.Boiling point of water : 100 C / 212 F / 373 K
3.Melting  point of water : 0 C/ 273 K

Convert temp :

F = (9/5)C + 32
C = (5/9)(F-32)

Temp Variation in the troposphere :
1. At Ground Level, Temp increases with a decrease of latitude
2. With increasing altitude,  temp will usually decrease with height up to the tropopause

Typical values of temp found at the tropopause :
Latitude             Temp (C)
equator               -80
45 N/S                -56
Poles                  -45

Lapse rates
The International Standard Atmosphere (ISA) value : 1,98 C / 1000 feet.

a reduction of density reduces lift.!!

Pressure :1. The force exerted on a unit area
                 2. In the atmosphere, pressure is caused by the mass of gaseous molecules acting under the                      force of gravity on a given area.

Pressure = Force / Area = (Mass x Acceleration) / Area

Units : 1 Newton = 105 dynes

Variation of Pressure in the atmosphere
At Sea Level :  Altitude (ft) = 0
                         Pressure in (mb)  = 1013.25;
                                       in (psi) = 14,7;
                                       in (Hg) = 29.92;
                                       in ( mm Hg)  = 760;

Pressure Altitude : 
The Altitude at which given pressure occurs in the international Standard Atmosphere

The cold air would have greater mass than the warm air due to the density difference. However it caused by the mass of overlying molecules on a unit area.

Density : Mass per unit volume of a substance

Density = Mass / Volume

at sea level : Density (kg/cu m)  = 1.225;

The reduction in pressure results in a lower density.

Humidity : the mass of water vapour in a given volume of air
Condensation : The phase change of a gas to liquid.
Freezing : the phase change of liquid water to ice




Selasa, 04 November 2014

Human Factors (part 1.0)

             Human Factors adalah salah satu ilmu yang diaplikasikan di industri aviasi/ penerbangan, Human Factors(Faktor Manusia) adalah ilmu yang mempejalari bagaimana perilaku manusia secara fisik dan psikologi dan hubungannya dengan suatu lingkungan atau teknologi khusus bisa berupa produk,jasa dan  pekerjaan. Tujuan dari Human Factors sendiri  sebagai optimasi kemampuan , kapasitas dan batasan manusia dalam perancangan sistem atau produk atau lingkungan dan sebagainya agar aman, efektif, efisien, produktif dan mudah digunakan. Intinya, Human Factor adalah "Fitting the man to the job and fitting the job to the man".

Berikut adalah attribut  Human Factors itu sendiri : 
  • Human physiology (Fisiologis manusia)
  • Psychology(psikologis, termasuk persepsi(perception), kesadaran(cognition), ingatan (memory) , interaksi sosial (social interaction), kesalahan(error));
  • Environmental Conditions(kondisi lingkungan)
  • Human - Machine Interfaces / HMI (Hubungan antara manusia dengan mesin, misal : bagaimana seseorang mengoperasikan suatu sistem pada pesawat melalui MCDU)
  • Anthropometrics (studi pengukuran tubuh manusia secara saintis dan spesifik)



Minggu, 02 November 2014

Apa yang musti ditulis??

Imajinasi - imajinasi yang sering nongol di kepala selalu muncul aja. Pengen rasanya menuliskan imajinasi tersebut dalam bentuk suatu tulisan.Ada 2 hal yang menjadi imajinasi, yang pertama adalah cerita tentang sekumpulan penjahat dan eks penjahat yang direkrut secara rahasia oleh pemerintah suatu kota, dimana kota tersebut sebenarnya dikuasai oleh sekelompok teroris yang didanai oleh suatu pimpinan kota tersebut yang ingin menguasai kota. Nah, para polisi dan pasukan elit ga sanggup menghadapinya, direkturnya para penjahat tadi untuk melawan teroris tersebut(tentunya mereka dikontrol oleh chip khusus).

Imajinasi yang kedua adalah tentang cerita horor, bukan horor biasa, tetapi horor + action + scifi. Ceritanya tentang kumpulan makhluk gaib ( bilang aja setan.haha)  yang termaterialisasi ke dunia manusia. Para setan tersebut bertujuan ingin menguasai dan menjadikan manusia sebagai budak. Para setan tersebut menggunakan jasad / tumbal manusia agar bisa mempunyai tubuh yang padat agar bisa lama di dunia manusia.  Para setan tersebut dipanggil oleh suatu kelompok yang melakukan perjanjian dengan setan ( kita sebut aja para pengikut atau the follower).
Tentunya ada kelompok lain yang tidak akan tinggal diam atas hal yg dilakukan the follow tersebut. Mereka adalah para pemercaya( the believer).  Mereka bekerja di bawah departemen rahasia pemerintah , yaitu departemen riset dan pertahanan supranatural.  Departemen ini punya pasukan khusus untuk menandingi the follower tadi.




Nah di sisi laen ada mahasiswa yang ga pede, ga keren , ga pintar di kelas , pokoknya ga banget hidupnya ga sengaja terjebak di antara peperangan the follower dan the believer( mulai bagian ini dah lupa apa yang aku imajinasiin tadi, seingatku ada adegan seorang pria yang di hibrid ama dewa arjuna,( langkah menyontek the follower nih, ) yang memanah setan sehingga setan tersebut mati karena mata panah yg mengandung perak dan serbuk ultraviolet.) 

Oh ya, setan yg dipanggil adalah rahwana. Anak buahnya siapa?? Gendruwo, kuntilanak, sundel bolong, dan setan setan indonesia yang laen lah. Pokoknya, perang manusia yang melawan setan memakai teknologi canggih dan kekuatan supranatural terpusat. Hahaha


Bersyukur bisa menulis sebanyak ini, saya harap bisa menulis dengan lebih baik. Sebenarnya pengen mulai nulis sih, cuma kok rasa malas lebih gede godaannya, terutama dari kasur yang melambai lambaian ingin segera dibelai dan ditidurkan. Hahaha

Hmm....apa kedua cerita tersebut mending saya gabung yaa??
Sekian dulu ya, Tchuss...

Minggu, 26 Oktober 2014

New Game : Working in Aircraft

        Hai, lama tak jumpa , hampir sekitar 8 bulan saya ga nulis tentang apapun di blog ini. Niat saya sebenarnya untuk menulis tentang dunia jaringan komputer dan tetek bengeknya yang saya dapatkan di kampus dulu. Namun semua berubah semenjak saya keterima menjadi Technician Trainee di Garuda Maintenance Facility , dimana tempat tersebut adalah anak perusahaan dari Garuda Indonesia , tempat dimana pesawat terbang  dirawat dan diperbaiki(baik pesawat Garuda maupun non Garuda).
     
   Tahu berapa persen ilmu dari kuliah yang kepake?? ga sampe 20 persen. Di sini hampir semua ilmu yang saya dapatkan adalah ilmu baru, belajar mengenai human factor, struktur dari pesawat dan sampe ke dalam sistemnya (belum sampe ke sana juga sih,hehe)

   Ok , mulai sekarang dan seterusnya, blog ini saya pergunakan untuk menulis sebuah cerita  apa yang saya imajinasikan, tentang materi kuliah dahulu, tentang jokes stand up comedy dan ilmu yang saya dapatkan di tempat kerja , biar saya ga lupa dengan apa yang saya dapatkan, hehe

Sekian dahulu yah, soalnya udah lupa mau nulis apa lagi. Bye.


Minggu, 16 Maret 2014

Simulasi Server DNS pada Jaringan Komputer

             Kembali lagi , semoga ga bosen ya,hehe. Untuk kali ini saya akan mensimulasikan Server DNS pada suatu jaringan komputer secara sederhana. Sebelum saya melakukan simulasi tersebut, ada yang tahu apakah itu DNS??. Well, DNS merupakan kependekan dari Domain Name System. DNS sendiri merupakan suatu sistem yang digunakan untuk menerjemahkan alamat suatu domain hostname menjadi alamat suatu protokol IP. Contohnya seperti ini, misalkan kita ingin mengakses google, kita tinggal mengetikkan www.google.com, nah setelah kita mengakses alamat hostname tersebut, sistem ini akan mengarahkan alamat domain tadi menuju ke 8.8.8.8 (karena alamat ini merupakan alamat IP google).
              Intinya adalah, sistem ini mempermudah kita untuk mengakses informasi dari suatu alamat domain, sehingga tidak harus menghafalkan  alamat IP dari suatu website.  DNS bisa disamakan fungsinya dengan buku telepon. Dimana setiap komputer yang ada di jaringan Internet pastinya memiliki host name (nama komputer) dan alamat IP. Secara umum, setiap client yang akan mengkoneksikan komputer yang satu ke komputer yang lain, akan menggunakan host name. Lalu komputer anda akan menghubungi DNS Server untuk mencek host name yang anda minta tersebut berapa alamat IP tersebut. Alamat  IP  ini yang digunakan untuk mengkoneksikan komputer anda dengan komputer lainnya.

Ok , lebih baik disimulasikan saja biar ga bingung dengan  penjelasan di atas.

1. Siapkan 1 buah komputer, 2 buah Server (pilih di bagian End Devices) dan 1 buah switch, untuk 
    switch ini dipilih di bagian switches(sebelah kanannya Routers), kemudian pilih yang 2950-24.  
    Sehigga akan tampak seperti pada gambar di bawah ini .  Kalau misal masih bingung mencari 
    dimana switch yang saya maksud tadi , lihat pada bagian yang saya lingkari.

                                 
2. Kemudian dikoneksikan komputer dengan switch, kedua server dengan switch tersebut pula. Ingat,
   gunakan yang bagian Fast Ethernet saja.  Kabel yang digunakan adalah copper straight trough.
    Kemudian bila sudah dikoneksikan, maka langkan selanjutnya adalah melakukan konfigurasi
   alamat   IP (statik) sebagai berikut :

    a. Pada Server 0                : IP Address :  192.168.123.1;  Subnet mask  : 255.255.255.0
    b. Pada Server 1                : IP Address :  192.168.123.2;  Subnet mask  : 255.255.255.0
    c. Pada komputer (PC0)   : IP Address :  192.168.123.3;  Subnet mask  : 255.255.255.0
        DNS : 192.168.123.2  ==> ini adalah alamt yang akan dituju nanti,   Server 1 berperan  
        sebagai DNS Server.
                                              

3. Setelah dilakukan konfigurasi seperti pada nomor 2, maka dilakukan konfigurasi   HTTP terlebih  
dahulu, untuk langkah-langkahnya bisa dilihat di postingan yang sebelumnya. Untuk setting pada 
    DNS sendiri , klik Server1, maka akan muncul tab properties Server1, Pada menu Services, pilih 
    DNS. Pastikan service DNS pada radio button pada posisi On. Pada kotak  domain name isi   
    dengan  nama domain tertentu. Contoh : tibandung.com. Pada kotak IP address isi dengan alamat 
    IP Server0/HTTP Server (192.168.123.1). Setelah itu klik tombol Add untuk menyimpan setting 
    DNS tersebut. Untuk lebih jelasnya lihat pada gambar di bawah ini .

4. Kemudian tinggal dilakukan percobaan pengaksesan alamat domain tersebut,  klik komputer
    (PC0), klik desktop, dan pilih web browser. Ketikkan  tibabandung.com pada kotak URL, setelah
    itu tekan tombol Enter atau klik tombol Go. Selain mengetikkan alamat domain diatas, bisa juga
    langsung mengetikkan Alamat IP yang dituju. Apabila alamat tersebut berhasil diakses, maka hasil
    akan muncul seperti pada gambar di bawah ini.

 

Kesimpulan dari simulasi diatas adalah resolving nama domain menjadi IP address memanfaatkan protokol DNS. Host yang menjalankan servis DNS disebut DNS Server. Server yang menjadi DNS adalah Server1, begitu ada akses ke tibabandung.com, maka  Server1 akan mengkonversi domain tibabandung.com menjadi 192.168.123.1, dimana alamat IP 192.168.123.1 merupakan alamat Server0, dimana Server0 adalah Server0 berperan sebagai Server HTTP.

Sekian untuk posting kali ini. Terima kasih.